Aksi tawuran antara mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra melawan Faklutas Teknik itu meletus sejak pukul 06.00 Wita, Rabu (9/9/2009). Tawuran terjadi di Kampus Parangtambung, Makassar.
Para mahasiswa tidak hanya saling melempar batu. Banyak di antara mereka terlihat menghunus senjata tajam dan pistol rakitan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buntut tawuran tersebut, dua orang mahasiswa dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Keduanya mengalami luka akibat lemparan batu dan tembakan senjata api rakitan. Polisia juga menyita sejumlah senjata tajam yang digunakan tawuran.
Purek III UNM, Hamsi Gani, berjanji akan menindak tegas semua mahasiswa yang terlibat peraturan. "Kita akan proses masalah ini sesuai aturan kedisiplinan kampus," ujar Hamsi.
Informasi yang dihimpun detikcom, tawuran ini terjadi karena masalah sepele, yakni saling robek baliho ucapan selamat datang mahasiswa baru masing-masing fakultas. Pelaku perobekan baliho tersebut masih belum jelas.
(mna/djo)











































