Ingat Nasib 5 Juta WNI di Malaysia, Sweeping Harus Distop

Ingat Nasib 5 Juta WNI di Malaysia, Sweeping Harus Distop

- detikNews
Rabu, 09 Sep 2009 13:02 WIB
Ingat Nasib 5 Juta WNI di Malaysia, Sweeping Harus Distop
Jakarta - Tindakan sejumlah kelompok melakukan sweeping pada warga Malaysia dikecam. Salah satunya datang dari Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza Mahendra.

"Hentikan tindakan anarkis terhadap Malaysia. Para pelaku sweeping harus berpikir terhadap nasib sekitar 5 juta WNI di Malaysia. Ini bukan soal takut atau berani," jelas Yusron saat dihubungi melalui telepon, Rabu (9/9/2009).

Menurut Yusron, bila ada sesuatu persoalan dengan negara lain sebaiknya diselesaikan  melalui jalur resmi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hubungan RI dan Malaysia harus diselesaikan menurut cara-cara yang beradab dan bukan cara-cara yang anarkis. Pemerintah kita (termasuk Deplu) masih eksis dan masih siap bekerja," tambahnya.

Sebagai wakil rakyat, Yusron meminta agar para pelaku sweeping menahan diri. "Jangan melakukan tindakan liar, apalagi ini akan memancing tindakan liar serupa. Polisi juga harus bertindak cepat menghentikan aksi itu," jelasnya.

Massa Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Selasa (8/9/2009) kemarin melakukan sweeping terhadap warga Malaysia yang melintas di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat. Sweeping dilakukan dengan meminta warga Malaysia menunjukkan kartu identitas mereka. Namun sweeping hasilnya nihil karena tidak ada warga Malaysia yang melintas di Jl Diponegoro.

(ndr/iy)


Berita Terkait