Pantauan detikcom, para pengendara kendaraan pada Rabu, (9/9/2009), pukul 06.30 WIB harus menyalakan lampu agar dapat menempuh perjalanan.
Terhadap persoalan kabut asap itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin meminta warga Palembang dan sekitarnya untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Kabut ini disebabkan oleh terbakarnya lahan dan hutan di Sumsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Sigit Wibowo mengatakan, tim Manggala Agni telah dikerahkan ke lokasi. Diketahui bahwa sumber kebakaran berada di daerah yang berlahan gambut.
"Mudah-mudahan untuk beberapa hari ke depan turun. Memang September dan Oktober adalah puncak titik api," kata Sigit, Kamis kemarin.
Untuk langkah pemadaman, Sigit mengakui untuk di daerah yang remote (jauh) cukup sulit. Butuh transportasi khusus untuk mengangkut peralatan menjangkau sumber api yang berada di pedalaman.
Dijelaskan dia, kabut asap yang menyelimuti langit Palembang hanya berasal dari Sumsel. Kabut asap kiriman sejauh ini belum terdeteksi dari luar. Kabut asap dari Riau belum menjangkau ke Sumsel.
(tw/irw)











































