"Perlahan kondisi membaik," kata Danlanal Tarakan Letkol Laut (P) Bambang Irwanto saat berbincang dengan detikcom, Selasa (8/9/2009).
Tiga kru pesawat, masing-masing pilot Lettu Laut Erwin, co pilot Lettu Laut Syaiful, serta teknisi Serma Laut Shadikin, dapat berkomunikasi dengan tenaga medis yang merawatnya. Sedangkan 2 warga sipil yang menderita luka-luka Muhib (24) dan Muhaimin (27), masih dirawat di ICU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai korban tewas dari warga sipil lainnya, Irwanto menjelaskan jenazah Yakob Kayan (26) dan Muslimin sudah dijemput keluarganya. Sementara jenazah Sri Hardi dan Fikri baru diterbangkan, Rabu (9/9), besok ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.
"Mudah-mudahan tidak ada halangan, karena kabut asap pekat di Bandara Juwata Tarakan," tambah Irwanto.
Terkait kebijakan Mabes TNI AL yang akan menyantuni korban tewas warga sipil, Irwanto mengaku belum mengetahui besaran santunan.
"Belum ada instruksi. Kalaupun sudah ada instruksi, pasti kami laksanakan (menyantuni korban tewas)," pungkasnya.
(irw/irw)











































