Demikian disampaikan Manager Operasional PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Pelabuhan Gilimanuk Ospar Silaban melalui telepon, Selasa (8/9/2009).
Kenaikan arus mudik secara signifikan terjadi pada kendaraan sepeda motor. Diperkirakan pemudik bersepeda motor yang menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk, Bali menuju Ketapang, Banyuwangi diperkirakan melonjak menjadi 67 ribu unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengantisipasi melonjaknya penumpang, pelabuhan Gilimanuk mengerahkan sebanyak 26 armada kapal penyeberangan. Frekuensi trip juga ditambah dari enam menjadi sembilan kali dalam sehari. Aktivitas bongkar muat juga dipercepat dari selama 45 menit menjadi 40 menit.
Kemacetan terparah bakal terjadi pada puncak arus mudik terjadi pada H-3. "Meskipun kita telah mengantisipasi arus mudik kemacetan akan sulit terhindari. Tahun 2008, kemacetan mencapai lima kilometer," kata Ospar.
Jumlah penumpang H-3 pada Lebaran 2008 mencapai 54.374 orang, kendaraan roda dua sebanyak 16.445 unit dan roda empat sebanyak 11.125 unit.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Denpasar Gede Astika memperkirakan arus mudik melalui Terminal Ubung bakal melonjak 10 persen.. Untuk mengangkut penumpang telah disiapkan 890 armada. Armada ini melayani jalur kota besar di Jawa, seperti Surabaya, Malang, Semarang, Yogyakarta, Solo, Bandung dan Jakarta. Sebagian bus juga diarahkan melayani tujuan ke arah Timur, seperti Mataram dan Bima.
(gds/djo)










































