Pengacara: Antasari Tak Tergoda, Pengakuan Rhani Fitnah

Pembunuhan Nasrudin

Pengacara: Antasari Tak Tergoda, Pengakuan Rhani Fitnah

- detikNews
Selasa, 08 Sep 2009 16:08 WIB
Pengacara: Antasari Tak Tergoda, Pengakuan Rhani Fitnah
Jakarta - Saat bertemu di Hotel Gran Mahakam, Rhani Juliani mengaku diminta 'macam-macam' oleh Antasari Azhar. Namun hal itu dibantah keras oleh pengacara Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nonaktif itu. Semua pengakuan Rhani itu dinilai fitnah.

"Kalau Rhani mengatakan seperti itu, itu fitnah. Tidak ada saksi sama sekali dan tidak benar Pak Antasari melakukan itu," kata pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir saat berbincang dengan detikcom, Selasa (8/9/2009).

Ari juga membantah pertemuan Rhani dan Antasari di Hotel Gran Mahakam terjadi dua kali. Keduanya hanya berjumpa sekali. "Berdasarkan fakta, itu cuma satu kali yang dia diantar oleh Nasrudin," kata Ari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ari mengatakan, kedatangan Rhani menemui Antasari ke hotel adalah untuk menjebak. Hal itu terlihat dari reka ulang yang menggambarkan Rhani dan Nasrudin datang bersamaan dengan taksi. Namun sayang, skenario itu gagal karena Antasari tidak tergoda.

"Antasari tidak tergoda. Rhani sangat tidak menggoda untuk Antasari," kata Ari.

Lagipula, bukti bahwa Antasari tidak berniat 'macam-macam' juga terlihat dari pintu kamar yang tidak dikunci. "Kalau memang niat, kan mestinya pintunya dikunci. Dalam BAP, Rhani juga bilang kalau kamar itu kan tidak dikunci," tandas Ari.

Sebelumnya, melalui sumber detikcom, Rhani mengaku bertemu dengan Antasari di Hotel Gran Mahakam dua kali. Saat pertemuan pertama, Antasari sudah bersikap sedikit agresif dengan mencoba memeluknya. Namun karena terburu-buru, Rhani menolak dan mengatakan 'next time'.

Di pertemuan selanjutnya, keduanya semakin mesra. Bahkan Antasari sempat meminta dipijit Rhani. Dia juga menciumi istri Nasrudin itu dan memintanya melakukan 'macam-macam'. (ken/iy)


Berita Terkait