"Kalau Rhani mengatakan seperti itu, itu fitnah. Tidak ada saksi sama sekali dan tidak benar Pak Antasari melakukan itu," kata pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir saat berbincang dengan detikcom, Selasa (8/9/2009).
Ari juga membantah pertemuan Rhani dan Antasari di Hotel Gran Mahakam terjadi dua kali. Keduanya hanya berjumpa sekali. "Berdasarkan fakta, itu cuma satu kali yang dia diantar oleh Nasrudin," kata Ari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Antasari tidak tergoda. Rhani sangat tidak menggoda untuk Antasari," kata Ari.
Lagipula, bukti bahwa Antasari tidak berniat 'macam-macam' juga terlihat dari pintu kamar yang tidak dikunci. "Kalau memang niat, kan mestinya pintunya dikunci. Dalam BAP, Rhani juga bilang kalau kamar itu kan tidak dikunci," tandas Ari.
Sebelumnya, melalui sumber detikcom, Rhani mengaku bertemu dengan Antasari di Hotel Gran Mahakam dua kali. Saat pertemuan pertama, Antasari sudah bersikap sedikit agresif dengan mencoba memeluknya. Namun karena terburu-buru, Rhani menolak dan mengatakan 'next time'.
Di pertemuan selanjutnya, keduanya semakin mesra. Bahkan Antasari sempat meminta dipijit Rhani. Dia juga menciumi istri Nasrudin itu dan memintanya melakukan 'macam-macam'. (ken/iy)










































