SBY Diminta Pilih Mendiknas Bukan Atas Kompromi Politik

SBY Diminta Pilih Mendiknas Bukan Atas Kompromi Politik

- detikNews
Selasa, 08 Sep 2009 14:25 WIB
SBY Diminta Pilih Mendiknas Bukan Atas Kompromi Politik
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta tidak melakukan kesalahan kedua kali dengan memilih Mendiknas atas dasar kompromi politik. Jika tetap memilih Mendiknas berdasar kompromi politik maka kualitas pendidikan tidak menjadi lebih baik.

"Prsiden SBY jangan melakukan kesalahan kedua kalinya dengan kompromi politik dalam memilih Mendiknas," kata anggota Koalisi Pendidikan Adhi Irawan di kantor ICW, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2009).

Menurut dia, kriteria calon Mendiknas yakni harus paham betul tentang pendidikan dan juga bebas dari praktek-praktek korupsi.

"Karena anggaran Depdiknas sangat besar sehingga mudah diselewengkan," ujarnya.

Selain itu, kata dia, Mendiknas harus berasal dari tokoh independen, bukan parpol serta memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi dan tidak melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Adhi mengatakan, Mendiknas juga harus memiliki komitmen antikomersialisasi pendidikan. Karena selama periode Mendiknas saat ini pendidikan dikomersialisasikan. Hal ini dibuktikan dengan makin mahalnya biaya pendidikan, terutama di perguruan tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sekolah Tanpa Batas Bambang Wisudo menambahkan kesalahan terbesar Mendiknas saat ini adalah menerapkan sistem dagang pada pendidikan.

"Dosa terbesar Mendiknas adalah sebagai pelaku sekaligus pendorong sistem dagang dalam dunia pendidikan," kata Bambang.

(aan/nrl)


Berita Terkait