Tolak Ical Jadi Menteri Lagi, Korban Lapindo 'Mampir' ke DPRD Jateng

Tolak Ical Jadi Menteri Lagi, Korban Lapindo 'Mampir' ke DPRD Jateng

- detikNews
Selasa, 08 Sep 2009 11:52 WIB
Tolak Ical Jadi Menteri Lagi, Korban Lapindo Mampir ke DPRD Jateng
Semarang - Belasan korban lumpur Lapindo Sidoarjo menyempatkan diri nglurug ke DPRD Jateng. Mereka berharap mendapatkan dukungan dari semua pihak.

Para korban Lapindo itu 'menumpang' aksi unjuk rasa Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) Jateng. Selain membawa spanduk dan poster, empat pendemo melumuri tubuhnya dengan cat dengan harapan bisa menarik perhatian.

Aksi diawali dari Bundaran Air Mancur, Jl. Pahlawan Semarang, dilanjtukan dengan long march ke kantor DRPD Jateng yang jaraknya hanya 50 meter. Di sana, pendemo berorasi bergantian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu korban lumpur Lapindo, Legiman mengaku berita-berita seputar ganti rugi adalah bohong belaka. "Tidak ada (ganti rugi) 20 persen, 60 persen," katanya.

Legiman menambahkan, saat ini korban lumpur Lapindo genap 3,4 tahun mengalami efek semburan lumpur. "Kami minta dukungan karena masih menderita hingga kini," ungkapnya.

Sementara, dalam orasinya sejumlah pendemo lainnya berkampanye tentang pejabat bersih. Termasuk soal penolakan terhadap Aburizal Bakrie alias Ical, baik di Golkar maupun pemerintahan.

Dua anggota DPRD Jateng yang baru dilantik 3 September lalu, M Haris (PKS) dan Bambang Eko Purnomo (Demokrat). Keduanya mengaku siap menyampaikan aspirasi pendemo.

Aksi berlangsung tertib dan berakhir pukul 11.20 WIB. Puluhan polisi menjaga ketat aksi yang diikuti sekitar 75 orang itu.

(djo/djo)


Berita Terkait