"Tidak layak, di-grounded ganti dengan jenis baru," pinta pengamat militer dari LIPI, Jaleswari Pramodhawardani kepada detikcom , Senin malam (7/9/2009).
Jales mencatat, kecelakaan pesawat Nomad di Kalimantan Timur bukanlah yang pertama kali terjadi, setidaknya sudah ada tiga kecelakaan terjadi dengan pesawat jenis yang sama.
"Pada 1987 di Perairan Riau, 1988 di Perairan Cina Selatan dan 2007 di Sabang NAD," ungkapnya.
Dengan anggaran Rp 40,6 triliun pada tahun 2010, Jales berharap TNI dapat mengoptimalkan anggaran tersebut untuk memperbaiki alat utama sistem pertahanan (Alutista).
"TNI harus optimalkan anggaran memperbaiki alutista," tandasnya.
Pesawat Nomad P 837 milik TNI AL jatuh di Sungai Sukun Mentadan, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur. 9 orang menjadi korban dalam kecelakaan ini 4 orang meninggal 5 orang mengalami luka parah.
(did/mok)











































