Golkar Harus Manfaatkan 5 Momentum untuk Jadi Besar

Golkar Harus Manfaatkan 5 Momentum untuk Jadi Besar

- detikNews
Selasa, 08 Sep 2009 03:27 WIB
Golkar Harus Manfaatkan 5 Momentum untuk Jadi Besar
Medan - Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Golkar Oktober mendatang harus dijadikan salah satu dari lima momentum penting untuk bangkit. Jika tidak, maka keberadaan Golkar sebagai partai tidak akan lagi bisa bertahan.

Pernyataan ini disampaikan pengamat politik Eep Syaifullah Fatah kepada wartawan di Medan, Senin (7/9/2009) malam. Dia memberikan keterangan bersama pengamat politik CSIS J Kristiadi sebelum menjadi pembicara dalam pelaksanaan konsolidasi Golkar di Sumut menjelang pelaksanaan Munas.

Menurut Eep, Munas merupakan momentum penting pertama yang harus diambil Golkar, yakni dengan memilih ketua umum yang dapat memposisikan Golkar. Apapun pilihannya, kata Eep, akan sangat mempengaruhi langkah-langkah Golkar hingga Pemilu 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Adalah keliru memandang Munas hanya sebagai Munas saja. Munas ini merupakan salah satu momentum penting dari lima momentum yang harus diraih Golkar," ujar Eep.

Empat momentum lainnya, ujar Eep, yakni sikap Golkar dalam pemerintahan dan DPR, apakah berada di luar pemerintahan atau menjadi oposisi seperti yang dilakukan PDI Perjuangan, atau ikut di dalam pemerintahan. Pilihan-pilihan itu akan memberi pengaruh yang besar.

Sementara momentum ketiga, yakni pelaksanaan 248 pilkada yang berlangsung antara 2010 hingga 2013 di seluruh Indonesia. Sedangkan momentum keempat yakni masa krusial pada 2013-2014, menjelang pemerintahan SBY-Boediono mengakhiri masa tugasnya.

"Pada momen seperti ini, wujud oposisi politik terhadap pemerintahan akan nampak. Ini siklus lima tahunan politik Indonesia. Partai-partai akan menjadikan momen ini untuk mendulang simpati dan modal politik. Pada saat ini Partai Demokrat sebagai pendukung utama SBY-Boediono akan sendirian. Bagaimana sikap Golkar pada saat itu?" ujar Eep.

Menurut Eep, bersebrangan dengan pemerintahan bisa jadi akan menyelamatkan Golkar. Eep mencontohkan PDI Perjuangan yang bersikap oposisi dan kaitannya dengan perolehan suara Megawati-Prabowo dalam Pilpres. Sikap oposisi itu termasuk mendulang suara bagi Megawati-Prabowo, walau sebenarnya Megawati dinilai 'tidak laku jual'.

Keempat mommentum tersebut akan sangat menentukan perolehan suara pada Pemilu 2014 yang merupakan momentum kelima. Jika empat momentum pertama tidak berhasil diraih Golkar, maka Golkar kemungkinan besar hanya akan menjadi bagian dari sejarah saja.
(rul/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads