"Pembangunan kesehatan tidak hanya tugas Departemen Kesehatan, tetapi juga seluruh unsur masyarakat. Dalam hal ini pemuka agama memegang peranan yang sangat penting," ujar Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes, Tjandra Yoga Aditama.
Hal itu dia katakan dalam sarasehan bersama perwakilan ormas keagamaan di Gedung Depkes, Jl Rasuna Said, Jakarta, Senin (7/9/2009).
Menurut Tjandra, organisasi keagamaan ataupun ormas keagamaan memiliki peluang besar dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan juga berperan dalam pemcegahan penyakit menular. "Karena organisasi keagamaan itu memiliki sistem pendidikan sendiri, sistem kesehatan sendiri, dan memiliki umat yang jelas," ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut, hadir antara lain perwakilan dari Nahdlatul Ulama (NU), Konghucu, Walubi, Pemuda Muhammadiyah, Pelajar Islam Indonesia (PII), dan PP Aisyah. Hasil pertemuan tersebut kemudian dituangkan dalam sebuah nota kesepakatan bersama untuk memberantas dan menanggulangi penyebaran penyakit menular seperti virus H1N1.
Dalam pertemuan ini Tjandra juga menjelaskan bahwa H1N1 atau flu babi tidak ada hubungannya dengan babi. Bahkan penggunaan istilah flu babi saat ini sudah ditinggalkan dan diganti dengan H1N1.
(sho/iy)











































