Langkanya ketersediaan air menghambat proses pemadaman. Petugas bahkan harus mengambil air ke tempat lain karena di sekitar lokasi tidak mudah dijumpai air.
"Beberapa mobil pergi mengambil air ke Kalibata karena kali di sini tidak bisa meng-cover pemadaman," kata salah seorang petugas pemadam kepada detikcom di lokasi, Senin (7/9/2009) pukul 16.45 WIB.
Pantauan detikcom, tidak terlihat semburan api dalam gudang tersebut. Yang tersisa hanya kepulan asap yang mulai membuyar disertai bau karet terbakar yang menyengat. Meski begitu, petugas belum yakin jika api sudah 100 persen padam.
"Penghuni dua rumah dari lokasi sudah dievakuasi. Satu rumah isinya kakek dan nenek, satu lagi kebanyakan anak-anak SMP dan SMA. Mereka sudah dievakuasi ke masjid," kata petugas Palang Merah Indonesia (PMI).
Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran ini. Ratusan warga tampak menonton sehingga menyebabkan kemacetan di Jl Raya Pasar Minggu arah Pasar Minggu. Ditambah kemacetan usai pulang kerja, kemacetan semakin menjadi-jadi. Akibatnya mobil pemadam cukup kesulitan untuk lewat guna mencari air.
"Karena macet mobilitas sedikit terhambat, apalagi sekarang pulang kerja," ucap salah seorang petugas pemadam.
(sho/nrl)











































