Ketua MPR Serahkan Arsip Ke ANRI

Ketua MPR Serahkan Arsip Ke ANRI

- detikNews
Senin, 07 Sep 2009 15:03 WIB
Ketua MPR Serahkan Arsip Ke ANRI
Jakarta - Di akhir masa jabatan 2004-2009, MPR menyerahkan arsipnya ke lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Harapannya arsip yang diserahkan dapat digunakan untuk pembelajaran anggota DPR, DPD, dan MPR lima tahun mendatang.

"Ini penyerahan arsip pertama kali dari lembaga tinggi negara yang sebelumnya adalah lembaga tinggi negara," kata Kepala ANRI Joko Utomo.

Hal ini disampaikan Joko dalam penyerahan arsip MPR kepada ANRI di Gedung Nusantara IV DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2009). Joko kemudian menyampaikan apa saja yang diserahkan Ketua MPR Hidayat Nurwahid. Sebagian besar adalah perjalanan amandemen UUD 1945.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Disamping ketetapan MPR, risalah MPR termasuk di dalamnya perubahan UUD 45 selama empat kali," beber Joko.

Joko mengucapkan terimakasih atas penyerahan arsip dari MPR. Menurutnya arsip adalah hal yang paling dijaga di sebuah negara. "Arsip adalah aset negara yang paling berharga, merupakan aset nasional dari generasi ke generasi. Tanpa arsip suatu bangsa akan terperangkap dalam ketidakjelasan," Ungkap Djoko.

Ketua MPR Hidayat Nurwahid dalam sambutan singkatnya mengungkapkan arsip yang diserahkan kepada ANRI dapat bermanfaat. "Kami menyerahkan 80 arsip bukti perjalanan bangsa," kata Hidayat.

Hidayat berharap agar arsip yang diserahkan dapat bermanfaat sebagai referensi MPR yang akan datang. "Ini dapat digunakan sebagai tonggak sejarah untuk pembelajaran masa depan," kata Hidayat.

Rangkaian penyerahan arsip MPR disambung dengan tukar kenang-kenangan antara Hidayat Nurwahid dengan Joko Utomo. Hidayat memberikan plakat berlogo MPR RI, sedangkan Joko memberikan miniatur Indonesia dalam kaca.

(van/yid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads