"Pada tahun lalu 87 film, tahun ini 95 film, target 2014 produksi 200 film," ujar Menbudpar dalam rapat Pansus RUU Perfilman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2009).
Menurut Wacik, industri perfilman nasional maju pesat dalam beberapa tahun terakhir. Tiga tahun terakhir bahkan terjadi peningkatan luar biasa jumlah perusahaan perfilman.
"704 Industri film pada tahun 2007 meningkat menjadi 1.072 perusahaan film pada tahun 2008. Per Juli 2009 sudah mencapai 1.163 perusahaan film," beber Wacik.
Hal ini sejalan dengan pembahasan RUU Perfilman. Menbudpar yakin sekali pengesahan RUU Perfilman menjadi UU Perfilman akan memajukan industri film dalam negeri.
"Saya jamin RUU perfilman tidak akan membatasi kreatifitas sineas," ungkap Wacik.
"Saya bangga kalau melihat bioskop-bioskop sekarang, banyak yang mengantre mau menonton film Indonesia," imbuhnya.
(van/sho)











































