"Keterkaitan Akhi (saudara) Muhammad Jibriel Abdurrahman dengan pendanaan aksi terorisme Insya Allah itu tidak benar," tegas Aya dalam surat elektronik yang dikirimkan kepada detikcom, Senin (7/9/2009).
Aya mengatakan, Jibril hanyalah seorang wartawan yang berusaha menyuarakan perjuangan kaum Islam secara lebih transparan. Aya juga menyebut penangkapan Jibril sarat muatan politis dan kepentingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aya juga membandingkan seorang wartawan BBC/Al Jazeera yang berhasil mewawancarai Osama bin Laden. "Apakah dengannnya kemudian mengkaitkan wartawan tersebut dengan terorisme?" kritik Soraya.
Menurut Aya, kezaliman terhadap Jibril juga nampak dari perpanjangan masa tahanannya hingga 4 bulan. Aya pun menyebut polisi telah melanggar HAM karena stigmatisasi teroris terhadap Jibril.
"Ini merupakan bentuk penghukuman sepihak tanpa keadilan dan lepas dari praduga tak bersalah," tandas Aya.
(ken/iy)











































