"Beliau masih menjalani terapi pemulihan. Setiap harus harus diterapi, seperti menggerak-gerakkan badan. Tapi semuanya normal, aktivitas beliau seperti biasa," kata pendamping Gus Dur, Bambang Susanto, saat dihubungi detikcom, Senin (7/9/2009) pukul 10.00 WIB.
Menurut Bambang, selama di rumah sakit aktivitas sehari-hari Gus Dur tetap berjalan normal. Menerima kunjungan tamu, mendengarkan audio book, dan mendengarkan berita merupakan rutinitas yang tak ditinggalkannya.
"Beliau langganan koran, pagi-pagi ada yang membacakan sementara beliau mendengarkan. Korannya macam-macam, ada Kompas, Sindo, dan lain-lain. Detikcom juga diikuti, saya yang bacakan," kata Bambang.
Meski sakit, Gus Dur tetap mengikuti perkembangan di luar melalui berita-berita yang diperdengarkan kepadanya. Tak hanya dalam negeri, berita luar negeri pun dicermati oleh mantan Ketua Umum PBNU ini.
Bahkan perhatian Gus Dur lebih banyak tercurah untuk berita-berita luar negeri seperti perkembangan tentang Iran dan pemilu Afghanistan. TV di kamarnya selalu disetel Al Jazeera. Salah satu berita yang paling menarik perhatiannya adalah mengenai kematian senator AS Ted Kennedy.
"Beliau paling antusias kalau mendengar berita seputar kematian Ted Kennedy. Dari proses meninggal hingga pemakaman beliau ikuti terus. Mungkin beliau pengagumnya," kata Bambang.
Selama sakit, sambung Bambang, Gus Dur enggan memakan masakan dari rumah sakit dan tetap menikmati makanan dari luar. Masakan yang biasanya dia pesan antara lain sate ayam, soto Kudus, bakmi Jawa, dan masakan Jepang sashimi.
Di sela-sela sakitnya itu, Gus Dur sempat berkunjung ke Yogyakarta pada hari Minggu (30/8/2009) malam lalu untuk menghadiri ultah cucunya yang merupakan putri dari putri sulungnya, Alissa Qotrunnada Munawaroh. Hanya sehari di Kota Gudeg itu, Gus Dur lantas kembali ke Jakarta dan tetap tinggal di RSCM.
Mengenai kapan Gus Dur akan diperbolehkan meninggalkan rumah sakit, Bambang belum bisa memastikan. "Itu tergantung 3 pihak, Gus Dur sendiri, keluarga, dan dokter. Sekarang tampaknya Gus Dur lagi senang di rumah sakit," ucap Bambang.
(sho/nrl)











































