Pria yang berpakaian ala pengusaha tersebut awalnya bemaksud melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari gedung 4 lantai. Namun, karena rasa takut, pria tersebut hanya berdiri di sudut atap gedung tersebut.
Uniknya, dalam melakukan aksinya pria tersebut mengenakan setelan jas dan membawa serta sebuah tas kerja lengkap dengan topi di kepala.
"Jadi, akankah dia melompat?" seru warga yang lalu lalang di sekitar gedung seperti dilansir dari Reuters, Minggu (6/9/2009).
Sebagian lainnya berpendapat, bukan masalah pria itu akan lompat atau tidak. Mereka justru ingin tahu apa yang dipikirkan pria tersebut.
Berbagai spekulasi warga pun mulai bermunculan. Beberapa pejalan kaki beranggapan tindakan yang dilakukan si pria tersebut bukan hanya sekadar aksi bunuh diri.
"Ini bukan hanya sebuah aksi untuk bunuh diri, tapi orang ini nampaknya mendapat sesuatu yang lebih berwibawa dari dirinya, tidak hanya putus asa," kata salah seorang pejalan kaki Caroline van Kelst (23 tahun).
"Saya pikir tindakannya itu memukau," tambah Caroline.
(nov/iy)











































