"Bantuan uang tidak bisa didistribusikan langsung," kata anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Apip Ivan Permana, di Cigalontang, Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (6/9/2009).
Menurut Apip, alasan aparat belum mendistrbusikan uang karena dana tersebut disimpan untuk mengantisipasi kekurangan uang bagi warga. Menurut warga asli Cigalontang ini tidak ada yang bisa memprediksi bantuan barang akan datang terus ke kampungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski ditahan, menurut Apip, laporan mengenai perkembanagan dana selalu disampaikan kepada seluruh kepala desa. Laporan tersebut disampaikan dalam rapat yang selalu digelar setiap hari. Selain itu pemberian uang juga tidak bisa dilakukan karena ada permintaan khusus dari penyumbang. Contohnya Din Syamsuddin, kemarin menyumbang Rp 5 juta khusus untuk pembangunan masjid di daerah tersebut.
"Jadi uangnya tidak bisa kita gunakan sembarangan," tutupnya.
(ddt/iy)










































