Rawan Longsor, 7 Kampung di Cianjur Akan Direlokasi

Rawan Longsor, 7 Kampung di Cianjur Akan Direlokasi

- detikNews
Minggu, 06 Sep 2009 02:23 WIB
Rawan Longsor, 7 Kampung di Cianjur Akan Direlokasi
Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berjanji akan merelokasi 7 perkampungan yang terletak di desa Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Pasalnya, ketujuh kampung tersebut rawan akan bahaya longsor.

“Pasti direlokasi. Kemana, itu nanti Bupati Cianjur yang menentukan,” kata Ahmad kepada wartawan di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (5/9/2009).

Anjuran relokasi tersebut, kata dia, sudah dilakukan jauh sebelum terjadinya musibah longsor akibat gempa 7,3 skala richter (SR) 2 September lalu. Namun, warga sekitar enggan pindah dari kampungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sudah berkali-kali meminta mereka pindah,” tuturnya.

Menurut Ahmad, demografi awal desa tersebut adalah hutan dengan pohon-pohon besar. Namun, karena sering ditebang, ketahanan tanah menjadi berkurang.

“Pohon-pohon ditebang, lalu ditanami sayuran. Lama-lama, tanahnya tidak kuat,” ujarnya.

Selain merelokasi, Ahmad juga berjanji akan membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa tersebut. “Bantuan rehab ada dari pusat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala tim Disaster Victim Investigation (DVI) Mabes Polri Kombes Arthur Tampi mengatakan, 7 kampung tersebut harus segera direlokasi. Ketujuh perkampungan itu mengalami rekahan setelah terjadinya gempa yang disusul dengan longsor.

“Masih adanya retakan di atas perbukitan Gunung Hanafi yang jadi lokasi longsor.Warga diminta waspada,” kata Arthur.

7 Kampung yang rawan akan longsor yakni Kampung Cigombong, Kampung Situ Kiruh, Kampung Sinar Pajar, Kampung Puncak Wangi, Kampung Cijaringao, Kampung Cipandayan, dan Kampung Pasir Nangka. Ketujuh perkampungan itu terletak di perbukitan Gunung Hanafi yang berada tepat di atas Kampung Babakan, Desa Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur.

(mei/ape)


Berita Terkait