"Ada angin kencang selama 5 menit, datangnya sebelum tarawih," ungkap salah seorang warga, Wasi saat dihubungi detikcom, Sabtu (5/9/2009).
Angin tersebut, menurut Wasi, sangat kuat. 5 rumah penduduk kini telah rata dengan tanah. Bahkan sebuah perahu nelayan yang sedang bersandar di pinggir pantai bisa terlempar ke perumahan.
Akibatnya, ratusan warga pun berhamburan keluar rumah. Mereka lari mengungsi ke Ciruas atau ke Kota Serang. Warga trauma pascagempa yang melanda Jawa Barat dan Jakarta beberapa hari lalu.
"Warga lari keluar rumah," katanya.
(mok/ape)











































