"Di tempat pengungsian belum ada MCK nya. Mereka kalau mau MCK jauh," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Cianjur, Suparda kepada wartawan di lokasi, Sabtu (5/9/2009).
Musibah longsor akibat getaran gempa membuat saluran air di kampung tersebut rusak. Akibatnya, pasokan air bersih untuk pengungsi sangat minim.
"Dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) baru satu tangki," jelasnya.
Bantuan itu belum mencukupi kebutuhan ribuan pengungsi yang ada di lokasi. Di tempat pengungsian sendiri, tempat MCK sangat jauh.
"Lima puluh meter di bawah letaknya," tuturnya.
Warga pun memilih mengungsi ke tempat yang lebih jauh karena masih ketakutan akan datangnya gempa susulan. Sedikitnya 19 unit posko pengungsian ditempatkan di sejumlah titik di lokasi bencana. (mei/ape)











































