"Terutama menteri yang berprestasi, mereka juga jadi bahan pertimbangan," ujar sumber detikcom di lingkungan tim pemenangan SBY-Boediono, di Cikeas, Sabtu (5/9/2009).
Sepengetahuannya, proses seleksi nama kandidat menteri yang dilakukan langsung oleh SBY dan Boediono sudah mendekati final. Sejumlah wajah lama bersaing dengan wajah baru baik untuk menempati pos lama maupun pos baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kader parpol koalisi dan tim pemenangan SBY 2004 juga ada yang dipertahankan. Mereka adalah Hatta Rajasa (Mensesneg), Freddy Numberi (Menteri Kelautan), Joyo Winoto (Kepala BPN), Bambang Sudibyo (Depdiknas), Taufik Effendi (Men PAN) dan Anton Apriantono (Menpan).
Beberapa dari mereka saling bersaing satu sama lain untuk pos lama dan baru. Poernomo Yosgiantoro dan Joyo Winoto misalnya, mereka sama-sama bersaing mengisi pos Meneg PPN/Kepala Bappenas.
Ada pula yang bersaing dengan wajah baru. Misalnya Joko Kirmanto dengan Hermanto Dardak untuk pos Menteri PU, Moh. Nuh dengan Kurdi Mustofa untuk pos Menteri Agama serta Mardiyanto dengan Sutanto untuk pos Mendagri.
Persaingan antar wajah baru pun terjadi, khususnya untuk generasi muda.Β Misalnya untuk pos Menristek kandidatnya adalah Tifatul Sembiring (PKS) dan Andi Arief (Tim SBY), serta Zulkifli Hasan (PAN) dan Tjahyo Kumolo (PDIP) untuk pos Menkop UKM.
Sumber detikcom juga menyebut rekrutmen juga mencakup staff khusus kepresidenan RI. Nama baru yang terjaring di sini adalah Bara Hasibuan (jubir urusan Internasional), Sardan Marbun, Djali Yusuf, Khoirin, Ide Zakaria, Andi Arief, Aam Sapulete, Siti Nurbaya, dan Deny Indrayana.
(lh/djo)











































