"Tadi kami tawarkan untuk diotopsi supaya diketahui penyebabnya, apakah memang loncat atau ada unsur lain. Tetapi, keluarga belum menyatakan persetujuan," kata seorang petugas kamar mayat di RSCM, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2009).
Suasana duka menyelimuti keluarga Yupun. Cucu Yupun, Yanti tampak terus menangisi kepergian sang nenek.
"Kalau sudah beres mau dibawa ke rumah duka. Karena keluarganya jauh di Bangka," seorang keluarga.
Yupun nekat loncat dari lantai 10 Paviliun Karet karena diduga mengalami stres akibat sakit paru-paru yang dideritanya bertahun-tahun. (aan/djo)











































