"Tidak bisa dengan mengedepankan langkah-langkah protektif seperti pengawasan tempat-tempat ibadah atau pun pembatasan kebebasan beragama," ujar mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif.
Syafii mengatakan itu dalam diskusi bertajuk 'Pluralisme, Film Si anak Kampoeng dan Pluralisme' di kantor PP Muhammdiyah Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2009).
Menurut Syafii, pendekatan integratif akan lebih mengena dengan memadukan pendekatan lainnya dalam menangani terorisme.
"Justru pendekatan yang bersikap integratif akan lebih mengena dengan memadukan pendekatan keamanan, keadilan, politik, sosial ekonomi dan sosial budaya dirasa lebih komprehensif dan berdampak panjang," urai Syafii.
Dalam acara itu hadir mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono dan mantan Kadensus Brigjen Purn Suryadarma, serta mantan petinggi Jamaah Islamiyah (JI) Nasir Abbas. Hadir juga dosen Filsafat Frans Magnis Suseno dan Direktur Pasca Sarjana UIN Jakarta yang juga staf Wapres Azyumardi Azra.
(nik/iy)











































