"Ada yang kita rumuskan dalam steering commite (SC), siapapun kader yang berkualitas bisa diterima sebagai pengurus pusat," ujar Burnap di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (4/9/2009).
Kebijakan melonggarkan syarat itu, kata Burnap, untuk mencegah terjadinya eksodus kader berkualitas ke luar partai hanya karena tidak memenuhi syarat menjadi pengurus pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati memperlonggar persyaratan untuk penyusunan pengurus pusat, tetapi menurutnya tetap ada pembatasan. "Cukup 10 persen saja yang seperti itu untuk memberikan kesempatan kepada tokoh-tokoh muda," ungkap ketua Bappilu Golkar ini.
Burnap menjelaskan jika persyaratan yang diperlonggar ini hanya berlaku untuk calon pengurus pusat saja. "Kalau ketua umum tidak," ungkapnya.
Ketika ditanyakan apakah kelonggaran ini untuk memudahkan Tommy Soeharto untuk masuk dalam kepengurusan Golkar mendatang, Burnap membantahnya. Dia mengatakan, hal ini tidak ada kaitanya dengan niat Tommy mencalonkan diri sebagai ketua umum Golkar. "Tidak ada kaitanya," tutupnya.
(Rez/yid)











































