"Jika terus berlanjut, kami akan mendatangi Kantor Bupati Ciamis untuk mendesak agar bantuan segera turun," ujar Tarjo, ketua RT 31 Desa Purwodadi, kepada detikcom, Jumat (4/9/2008).
Menurut Tarjo, satu-satunya bantuan yang masuk ke desa itu hanya dari klub pecinta burung dara. Bantuan berupa 50 dus mie instan itu tidak berarti banyak, karena harus dibagikan ke 37 RT. Rata-rata di setiap RT ada 10-15 rumah yang ambruk, belum termasuk yang mengalami kerusakan berat.
"Warga tidak berani masuk rumah, karena takut rumahnya ambruk," jelas Tarjo.
Pantauan detikcom, saat ini puluhan warga masih berada di tenda-tenda darurat yang dibangun atas swadaya warga. Tenda tersebut hanya terbuat dari plastik atau kardus, sehingga tidak layak digunakan.
"Kami butuh material untuk bangunan, obat-obatan, makanan dan air bersih," jelas Tarjo.
(rdf/iy)











































