Dibius, 4 Kuli Bangunan Tekapar di Lampu Merah Pancoran

Dibius, 4 Kuli Bangunan Tekapar di Lampu Merah Pancoran

- detikNews
Jumat, 04 Sep 2009 10:05 WIB
Jakarta - Empat buruh bangunan ditemukan terkapar di trotoar Trafic Light (TL) Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (3/9) malam. Diduga keempat kuli bangunan itu dibius setelah mendarat di Bandara Soekarno Hatta.

Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskominfo) Polda Metro Jaya, Jumat (4/9/2009) menyebutkan identitas korban adalah Sarkam (29), Sarna (22), Resmoni (25) dan Kusam Bin Tarjo (27). Keempat korban  bekerja di Aceh sebagai kuli bangunan.

"Mereka rencananya mau mudik ke kampungnya Desa Kubangsari, RT 02 RW 02, Kecamatan Sitanggul, Brebes, Jawa Tengah. Keempat warga Brebes itu tiba di Bandara Soetta pada Kamis sore," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Chryshananda Dwilaksana.

Di bandara mereka sempat berkenalan dengan seorang pria yang mengaku bernama Lukman. Sikap santun dan ramah yang ditunjukkan Lukman membuat keempat korban tidak menaruh curiga. Apalagi lelaki tersebut mengaku kalau dirinya berasal dari daerah yang sama.

Lukman kemudian menawari mereka tumpangan yang akan menjemputnya di kawasan Pancoran. Keempat pria itu pun bersama Lukman menuju Pancoran menggunakan bus Damri dari Bandara. Di lokasi yang dituju, mereka beristirahat sejenak di pinggiran jalan. Sambil menawarkan kopi kemasan kaleng, Lukman meminta mereka untuk menunggu.

Tidak berapa lama, keempat buruh itu pun ambruk setelah menenggak kopi kemasan yang diduga telah dioplos dengan obat bius tersebut. Dalam keadaan teler dan kejang, pelaku meninggalkan korban sambil membawa kabur barang berharga milik korban di antaranya HP dan uang yang jumlahnya belum diketahui secara pasti. Warga yang menemukan keempat korban melaporkan ke Polsek Pancoran dan membawanya ke RS Budi Asih, Jakarta Timur.

(mei/irw)


Berita Terkait