Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskominfo) Polda Metro Jaya, Jumat (4/9/2009) menyebutkan identitas korban adalah Sarkam (29), Sarna (22), Resmoni (25) dan Kusam Bin Tarjo (27). Keempat korban bekerja di Aceh sebagai kuli bangunan.
"Mereka rencananya mau mudik ke kampungnya Desa Kubangsari, RT 02 RW 02, Kecamatan Sitanggul, Brebes, Jawa Tengah. Keempat warga Brebes itu tiba di Bandara Soetta pada Kamis sore," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Chryshananda Dwilaksana.
Di bandara mereka sempat berkenalan dengan seorang pria yang mengaku bernama Lukman. Sikap santun dan ramah yang ditunjukkan Lukman membuat keempat korban tidak menaruh curiga. Apalagi lelaki tersebut mengaku kalau dirinya berasal dari daerah yang sama.
Lukman kemudian menawari mereka tumpangan yang akan menjemputnya di kawasan Pancoran. Keempat pria itu pun bersama Lukman menuju Pancoran menggunakan bus Damri dari Bandara. Di lokasi yang dituju, mereka beristirahat sejenak di pinggiran jalan. Sambil menawarkan kopi kemasan kaleng, Lukman meminta mereka untuk menunggu.
Tidak berapa lama, keempat buruh itu pun ambruk setelah menenggak kopi kemasan yang diduga telah dioplos dengan obat bius tersebut. Dalam keadaan teler dan kejang, pelaku meninggalkan korban sambil membawa kabur barang berharga milik korban di antaranya HP dan uang yang jumlahnya belum diketahui secara pasti. Warga yang menemukan keempat korban melaporkan ke Polsek Pancoran dan membawanya ke RS Budi Asih, Jakarta Timur.
(mei/irw)











































