Enoh (71) adalah satu-satunya korban tewas yang berasal dari kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Ia tewas bukan akibat tertimpa reruntuhan rumah, melainkan akibat syok hebat yang dialaminya.
"Ibu tersebut kaget dan kebetulan ia sendirian di rumahnya," kata kepala puskesmas Cigalontang, Jiam Nursalam, kepada detikcom, Kamis (3/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat itu keduanya sedang sendirian di rumah, tidak ada anak-anaknya," ucapnya Koordinator urusan umum Desa Sindangjaya, Syuhada.
Dua orang korban tewas adalah Wiharna (75) dan Anewi (74). Rumah keduanya berdekatan dan sama-sama tinggal sendiri.
"Anak-anaknya tidak ada. Kadang ada cucunya yang menemani Anewi," kata Syuhada.
(mad/sho)











































