"Sebagai langkah tanggap darurat untuk memberi bantuan pertolongan kepada masyarakat, TNI telah mengerahkan personel dari jajaran Korem dan Kodim," kata Kepala Pusat Penerangan TNI, Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen, dalam rilisnya yang diterima detikcom di Jakarta, Kamis (3/9/2009) malam.
Menurut Sagom, pasca gempa tektonik di Kabupaten Tasikmalaya, pasukan Kodim 0612/Tasikmalaya telah mengevakuasi korban. Di antaranya 9 orang meninggal dunia, 10 orang luka berat, 41 orang luka ringan (35 di antaranya di rawat di RS Jasa Kartini).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para prajurit yang dikerahkan di lokasi di antarana 15 orang anggota Kodim 0617/Majalengka, 1 SST Yonif 323/Kostrad, 23 orang anggota Kodim 0613/Ciamis, 24 orang anggota Kodim 0612/Tasikmalaya, 2 SST Yonif 303/Kostrad, 20 orang anggota Kodim 0611/Garut, 1 SST Yonif 301/PKS dan 18 orang anggota Kodim 0610/Sumedang, 5 orang anggota Kodim 0621/Bogor, 12 orang anggota Kodim 0607/Sukabumi, 2 SST Yonif 300/RBK dan 17 orang anggota Kodim 0608/Cianjur.
Selain mengerahkan personelnya, TNI juga memberikan bantuan berupa alat perlengkapan seperti 12 buah tenda lapangan dan 100 buah pelbet di Kabupaten Ciamis serta 11 buah tenda lapangan dan 100 buah pelbet di Kabupaten Bandung.
Sampai dengan saat ini, prajurit TNI tersebut melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan Satkorlak penanggulangan bencana di dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.
"Di mana saat ini pemberian bantuan difokuskan kepada pencarian dan evakuasi korban, pengobatan secara terbatas, dan pendirian tenda-tenda untuk pengungsi," ujarnya.
(zal/sho)










































