Ingin Merakyat, Paloh Janji Lebih Partisipatif

Berebut Ketum Golkar

Ingin Merakyat, Paloh Janji Lebih Partisipatif

- detikNews
Kamis, 03 Sep 2009 17:03 WIB
Ingin Merakyat, Paloh Janji Lebih Partisipatif
Jakarta - Kandidat Ketua Umum Partai Golkar Surya Paloh akan membangun program kerja yang lebih partisipatif jika terpilih sebagai ketua umum dalam Munas Golkar Oktober mendatang.

Hal itu ditegaskan Juru bicara tim sukses Surya Paloh, Ariadi Ahmad kepada detikcom, Kamis (3/9/2009).

Menurut Ariadi, persoalan yang dihadapi Golkar saat ini bukan hanya milik DPP semata. Tetapi semua elemen Golkar harus merasa bertanggung jawab terhadap kemajuan Golkar. Karena itu, seluruh fungsionaris Golkar dari pusat hingga ke daerah perlu dilibatkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Surya akan mendorong partisipasi dari seluruh elemen Golkar baik di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga pusat. Dengan pendekatan ini, rasa tanggung jawab dan memiliki kader Golkar pasti berlipat," kata Ariadi.

Ariadi menambahkan, kubu Paloh juga akan melakukan penataan struktur agar Golkar lebih cepat dalam merespon tuntutan perubahan dan dinamika politik. Selain itu, di bawah kepemimpinan Paloh, Golkar akan merangkul kalangan profesional untuk membesarkan Golkar.

"Kalau komposisi struktur seperti yang kita sampaikan sebelumnya, bahwa akan mengakomodasi 70% kalangan muda," terangnya.

Ditanya mengenai dukungan, Ariadi dengan tegas menjawab masih tetap solid. Saat ini dukungan terhadap paloh terus bertambah. Yang terbaru ada 11 DPD I yang menyampaikan dukungan terbuka untuk Paloh.

"Dukungan 11 DPD I beberapa waktu lalu merupakan kelanjutan dari dukungan 315 DPD II yang dideklarasikan di Surabaya bulan lalu. Fokus kita maintenance dukungan yang ada, sambil terus mencari tambahan," ungkapnya.

Ditanya mengenai hasil survei LSI dan Puskaptis yang masih mengunggulkan Aburizal Bakrie dengan 53 persen, Ariadi mengaku kubunya tidak khawatir. Sebab manuver Paloh masih biasa-biasa saja dibanding dengan Ical yang sudah pasang iklan di mana-mana.

"Persaingan masih panjang. Masih ada waktu satu bulan untuk melakukan konsolidasi," tutupnya.

(yid/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads