Pelayanan Air Bersih di Jakarta Belum Normal

Gempa 7,3 SR

Pelayanan Air Bersih di Jakarta Belum Normal

- detikNews
Kamis, 03 Sep 2009 14:59 WIB
Pelayanan Air Bersih di Jakarta Belum Normal
Jakarta - Sambungan pipa air dari Cawang menuju Pejompongan rusak menyusul gempa 7,3 skala richter (SR). Akibatnya, pelayanan air bersih untuk sebagian wilayah Jakarta belum normal.

"Aliran air yang mengalir dari Cawang menuju Pejompongan masih sekitar 70 hingga 80 persen atau sekitar 4.580 liter per detik. Karena biasanya, per detik mencapai 6.200 liter per detik," kata Humas Palyja, Meyritha Maryanie, saat dihubungi wartawan, Kamis (3/9/2009).

Dikatakan dia, tekanan tekanan air tidak bisa langsung diberikan maksimal karena ada beberapa sambungan yang rusak sedang diperbaiki akibat gempa pada Rabu 2 September 2009.

"Sudah selesai diperbaiki oleh pihak Perum Jasa Tirta pada pukul 22.00 WIB tadi malam.Bila tekanan langsung diberikan secara maksimal maka sambungan yang telah diperbaiki bisa rusak lagi," kata dia.

Akibatnya, menurut dia, pelayanan air di sebagian wilayah Jakarta belum normal. Misalnya, pelayanan air di wilayah Jakarta Utara masih terganggu.

Namun demikian, Meyritha mengungkapkan, pelayanan air bisa kembali normal untuk wilayah Jakarta Pusat dan sebagian Jakarta Barat pada Kamis siang.

"Namun, untuk wilayah Jakarta Utara, pelayanan air diperkirakan kembali normal pada sore hingga malam hari," kata dia.

Daerah Jakarta Selatan juga terganggu. Di antaranya, pelayanan untuk wilayah Tebet, Manggarai, Bukit Duri dan Kebon Baru.

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter yang berpusat di Tasikmalaya menggoyang Jakarta. Akibatnya, sambungan pipa air baku dari Cawang menuju Pejompongan rusak dan instalasi pengolahan air Pejompongan I dan II ditutup.

(fiq/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads