"65,8 persen responden tidak tahu jumlah menteri di Kabinet," Kata Direktur Indo Barometer M. Qodari yang membacakan hasil Survei lembaganya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2009).
Menurut Qodari, rakyat Indonesia kurang paham mengenai kabinet akibatnya banyak yang memahami DPR memiliki wewenang menunjuk menteri. Beberapa responden bahkan tidak tahu siapa yang berhak mengangkat Presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak juga responden yang tidak hafal posisi menteri. Menteri luar negeri misalnya, tidak dikenal masyarakat. Justeru menteri dalam negeri yang lebih populer di mata masyarakat.
"Masyarakat tidak menyebutkan Menlu dalam daftar menteri kabinet. Responden yang ingin ada Menko Polhukam (9.1 persen), Menko Perekonomian (8.4 persen), Menag (8.0 persen), Menko Kesra (6.6 persen), Mendiknas (5.5 persen), Mentan (4.2 persen), Menkeu (4.2 persen), Mendagri (3.5 persen), Menkes (3.4 persen), Menhan (3.2 persen)," beber Qodari.
Survei Indo Barometer dilakukan pada periode 18-26 Agustus 2009 di 33 Provinsi dengan 1200 responden yang diambil secara acak.
(van/yid)










































