"Beberapa bulan lalu Polri bersama TNI melakukan latihan antiteror. Nanti, bulan November setelah pelantikan Presiden kami akan melanjutkan latihan pemberantasan terorisme," kata Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri dalam rapat kerja antara Polri dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis
(3/9/2009).
Menurut Kapolri, latihan ini penting dalam upaya pemberantasan teroris. Selain mempertajam Densus 88 dalam memerangi teroris, TNI semakin kuat menghadapi terorisme yang berhubungan dengan asing.
"Tentu penanganan terorisme dalam negeri menjadi otoritas Polri. Namun demikian keterlibatan TNI penting saat menangani terorisme yang pelakunya lintas negara," kata Kapolri.
Bentuk latihan bersama ini sebagai bukti komitmen dua lembaga yang terlibat dalam keamanan dan ketertiban negara memberantas terorisme.
"Kerjasama di antara TNI-Polri menjadi sangat penting," tegasnya.
Sebelumnya dalam rapat kerja antara Komisi I DPR dengan jajaran Menko Polhukam menyepakati penguatan TNI dalam upaya pemberantasan teroris.
(van/aan)











































