Namun di sisi lain, ada pihak yang justru menyerukan masyarakat melindungi 4 orang tersebut. Alasannya, keempat orang itu harus diselamatkan dari kejahatan kaum jahiliyah seperti polisi dan tuan-tuannya.
"Jadikanlah diri Anda seperti Abu Bakar As Sidiq, Ali bin Abi Tholib, Asma’ bin Abu Bakar dan lain-lainnya," begitu seruan yang termuat dalam blog suarajihad.wordpress.com.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wallahu ghoolibun ‘ala amrih walaa kinna aksaronnaasi laaya’lamun (Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yang dikehendaki-Nya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui)," lanjut tulisan yang diposting pada 21 Agustus 2009 itu.
4 DPO yang dimaksud seruan itu adalah Ustadz Syaifudin Zuhri bin Djaelani Irsyad alias Ustadz Syaifudin Zuhri alias Udin alias Sole, Mohamad Syahrir alias Aing, Bagus Budi Pranoto alias Urwah, dan Ario Sudarso. Mereka ditetapkan sebagai DPO pada 19 Agustus lalu.
Syaifudin Zuhri disebut-sebut terlibat soal pendanaan dalam pengeboman yang menewaskan 9 orang itu. Sementara itu kakaknya, Mohamad Syahrir diduga diplot untuk link penerbangan.
Sementara itu peran Bagus Budi Pranoto dan Ario Sudarso belum diketahui. Namun Bagus Budi Pranoto sempat divonis penjara 3 tahun 6 bulan karena membantu menyembunyikan Dr Azahari dan Noordin M Top. Keempatnya sekarang masih diburu. (ken/iy)











































