"Hari ini baru diedarkan untuk pemeriksaan dan laporan tentang kerusakan struktur bangunan yang ada di Jakarta. Ada sekitar 700 bangunan," ujar Kepala Dinas P2B DKI Jakarta Hari Sasongko di Balaikota Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2009).
Menurut Hari, meski digoyang gempa yang cukup keras, bangunan tinggi di Jakarta tidak sampai mengalami kerusakan yang cukup berarti.
"Hanya beberapa struktur bangunan yang rusak seperti pelapis bangunan dan kaca-kaca pecah akibat getaran. Jadi bukan kegagalan struktur," kata dia.
Hari malah lebih menghawatirkan bangunan tingkat sedang, bawah dan rumah tinggal yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
"Jadi tidak sesuai konstruksi untuk bangunan. Kalau bangunan tinggi sudah sesuai dengan perhitungan dan struktur," tuturnya.
Hari juga meyakinkan tidak ada bangunan yang roboh akibat goyangan gempa yang melanda daerah Tasikmalaya. "Tidak ada yang roboh kok," pungkasnya.
(fiq/anw)











































