"Syaifudin Zuhri berperan sebagai pimpinan lapangan sekaligus merekrut pelaku bom bunuh diri," kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) dalam jawaban tertulis dalam raker di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2009).
"Ibrohim memfasilitasi survei dan masuk ke target. Mohamad Syahrir dan Amir membantu operasi," lanjut BHD.
BHD menjelaskan, 2 rumah persembunyian sudah dipersiapkan sebelum ledakan. Keduanya yakni safe house di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dan kontrakan di Jatiasih, Bekasi.
"Sedangkan pelaku bom bunuh diri dipersiapkan Syaifudin yaitu Dani Dwi Permana dan Nana Ichwan Maulana," ujarnya. (gus/iy)











































