Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) dalam jawaban tertulis dalam raker di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2009).
"Perencanaan dilakukan sekitar bulan April 2009 dalam sebuah rapat di sebuah hotel di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Noordin menjadi pimpinan operasi," kata BHD.
Rapat perencanaan itu dihadiri oleh Syaifudin Zuhri, Mohamad Syahrir, Ibrohim, Ario Sudarso, dan Amir Abdillah.
Ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton terjadi pada 17 Juli 2009. 9 Orang tewas dalam ledakan tersebut. Florist di Ritz-Carlton, Ibrohim sejak ledakan itu kemudian menghilang.
Akhirnya Ibrohim ditemukan tewas dalam penggerebekan di Temanggung. Sedangkan Syaifudin, Syahrir, Ario Sudarso, dan Noordin masih terus diburu polisi.
(gus/iy)











































