Menurut praktisi konstruksi Endy Budyanto, struktur bangunan di Jakarta rata-rata didesain untuk tahan gempa. Jadi meskipun Rabu kemarin gempa dirasakan sangat kuat di Jakarta, disinyalir tidak berdampak pada struktur bangunan gedung bertingkat.
"Saya rasa secara umum bangunan di Jakarta masih tegak berdiri, meskipun ada kerusakan-kerusakan cuma keramik dan tembok, bukan strukturnya," kata Endy dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (3/8/2009) pukul 10.15 WIB.
Endy menjelaskan, sebenarnya gempa 7,3 SR kemarin tidak terlalu besar pengaruhnya di Jakarta. Namun karena jarak Jakarta dengan Tasikmalaya tergolong dekat, sehingga dampak getarannya sangat terasa.
Bangunan-bangunan pencakar langit di Jakarta, imbuhnya, didesain untuk fleksibel terhadap gempa. Makin tinggi bangunannya, maka makin terasa efek gempa, meskipun ada kabar ada beberapa bangunan di Jakarta yang sempat miring akibat gempa kemarin. "Lambat laun akan ke posisi normal," jelasnya.
Berarti tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan gempa kemarin? "Nggak, karena kalau pun ada kerusakan cuma lantai dan tembok, bukan strukturnya," ujar Endy.
Bagaimana kondisi gedung kantor Anda? Adakah bagian yang rusak atau retak-retak? Ceritakan pada kami di redaksi@detik.com.
(anw/nrl)











































