"Ini gelombang laut ekstrim, dan Ini peringatan dini. Kami minta kapal-kapal untuk berhati-hati dan waspada," pinta Agie Wandala Putra, staff BMKG Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Agie Wandala Putra, Kamis (3/9/2009).
Dikatakan Putra, gelombang setinggi 5 meter itu akan terjadi sejak tanggal 3 hingga 5 September 2009. Kondisi ini dapat terjadi di sejumlah laut dan perairan di Maluku seperti, Laut Maluku Bagian Tenggara, Laut Arafura, Laut Aru dan laut Tanimbar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putra menyatakan kondisi ini akan diikuti denga tiupan angin kencang lebih dari 55 km/jam yang terjadi di Laut Arafura, perairan Tanimbar dan laut Aru. Selain itu, kondisi hujan lebat akan turut menyertai kondisi ekstrim yang terjadi di daerah Maluku Tenggara hingga mendekati Papua.
Untuk itu, Putra meminta pihak yang aktif di pelayaran untuk mewaspadai kondisi ekstrim tersebut. Terutama untuk kapal-kapal yang berukuran sedang, tongkang, fery dan perahu nelayan.
"Kondisi ini patut diwaspadai, terutama kapal-kapal berukuran sedang dan kecil termasuk ferry dan perahu-perahu nelayan," ujarnya.
(han/djo)











































