Hari ini, Kamis (03/09/2009) sekitar pukul 11.00 siang, bertempat di Pos Polair 30 Ilir, Palembang, akan dilakukan pertemuan antara para pemburu harta karun, Polair, dan tim arkeolog dari Balai Arkeologi Palembang.
Demikian dikatakan Kepala Pos Polair 30 Ilir, Palembang, Bripka Aang Fatoni, kepada pers, Rabu (02/09/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekhawatiran pemerintah ini terkait soal isu atau kabar adanya penemuan puluhan arca oleh para pemburu yang kemudian dijual senilai Rp 3 miliar. Namun, kabar ini langsung dibantah oleh sejumlah pemburu harta karun itu. Mereka mengaku hanya menemukan lempengan emas, cincin, koin, dan keramik, besi dan timah.
Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan perahu yang berisi 5-6 orang memburu harta karun di sungai Musi dengan cara menambang lumpur sungai itu dengan cara menyelam. Lokasinya mulai dari tepian di bawah jembatan Ampera hingga ke 35 Ilir Palembang. Yang kedalamannya berkisar 10-15 meter.
(tw/rdf)











































