Balai Arkeologi Palembang Temui Pemburu Harta Karun

Balai Arkeologi Palembang Temui Pemburu Harta Karun

- detikNews
Kamis, 03 Sep 2009 05:03 WIB
Palembang - Kekhawatiran mengenai adanya penemuan benda purbakala di sungai Musi oleh para penyelam atau pemburu harta karun yang beroperasi selama 3,5 bulan, akhirnya muncul juga.

Hari ini, Kamis (03/09/2009) sekitar pukul 11.00 siang, bertempat di Pos Polair 30 Ilir, Palembang, akan dilakukan pertemuan antara para pemburu harta karun, Polair, dan tim arkeolog dari Balai Arkeologi Palembang.

Demikian dikatakan Kepala Pos Polair 30 Ilir, Palembang, Bripka Aang Fatoni, kepada pers, Rabu (02/09/2009).

Undangan pertemuan itu disebar dengan mendatangi puluhan perahu-perahu yang labuh jangkar di sungai Musi.

Kekhawatiran pemerintah ini terkait soal isu atau kabar adanya penemuan puluhan arca oleh para pemburu yang kemudian dijual senilai Rp 3 miliar. Namun, kabar ini langsung dibantah oleh sejumlah pemburu harta karun itu. Mereka mengaku hanya menemukan lempengan emas, cincin, koin, dan keramik, besi dan timah.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan perahu yang berisi 5-6 orang memburu harta karun di sungai Musi dengan cara menambang lumpur sungai itu dengan cara menyelam. Lokasinya mulai dari tepian di bawah jembatan Ampera hingga ke 35 Ilir Palembang. Yang kedalamannya berkisar 10-15 meter.

(tw/rdf)


Berita Terkait