Sayangnya, lagi-lagi polisi tidak mendapatkan hasil apapun alias nihil. Sedangkan operasi pekat kali ini dilakukan oleh Polwiltabes Surabaya dengan menurunkan 60 personelnya.
Razia pertama dilakukan terhadap Nav Karaoke di Jalan Biliton Surabaya disana petugas hanya mendapati sejumlah keluarga sedang asyik bernyanyi. Bahkan beberapa diantaranya membawa serta anak mereka untuk bernyanyi bersama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas melanjutkan razia ke rumah karaoke Inul Vista yang ada di dalam Surabaya Town Square (Sutos) yang ada di kawasan Hayam Wuruk. Kedatangan puluhan petugas mengundang perhatian pengunjung mall.
Lagi-lagi di karaoke milik penyanyi dangdut Inul Daratista petugas tidak mendapatkan sasaran operasi yang langsung dilanjutkan ke Nav Karaoke di kawasan Mulyosari, Kenjeran Surabaya.
Sementara itu, Suabgiko membantah jika razia yang dilakukan pihaknya hanyalah sebantas simbolis dilakukan. Pasalnya dari tiga tempat razia merupakan satu grup.
"Razia ini kan dibagi ada beberapa tim yang jalan dengan hari yang berbeda dengan sasaran yang sudah ditentukan atasan dan kebetulan tim saya kebagian merazia tempat karaoke," tandasnya.
Tidak hanya itu, dari pantauan detiksurabaya.com selama razia petugas hanya melihat dari luar pintu untuk mengecek apakah pengunjung meminum miras atau tidak.
(ze/rdf)











































