"Kerugian material memang ada, tapi PLN belum hitung kerugian tersebut, saat ini kami hanya terus berupaya agar daerah-daerah yang padam bisa segera pulih," kata direktur operasi sistem Jawa, Madura dan Bali, Murtaqi Syamsudin dalam konferensi persnya di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (2/9/2009) malam.
Murtaqi mengakui gempa yang terjadi sore memang telah menyebabkan kerusakan dan gangguan di trafo IBT Bandung Selatan 500 kV, trafo gardu induk 150 kV Ciamis,Β PLTP Gunung Salak 3 Unit, dan PLTP Wayangwindu unit 1 dan 2. Kerusakan dan gangguan tersebut telah menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah di Jawa Barat bagian selatan seperti Sukabumi, Cianjur, Bandung Selatan, Ciamis dan Tasikmalaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Murtaqi juga memastikan pemadaman sebesar 290 MW ini tidak akan memberikan dampak yang signifikan terhadap sistem Jawa Bali sebab saat ini pembangkit stabil dengan beban puncak diatas 16.500 MW.
"Jadi sistem Jawa Bali aman, Jakarta dan Jawa tengah tidak terpengaruh, kawasan industri juga tidak terpengaruh," tegasnya.
(epi/rdf)











































