Demikian kata mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono di sela pengkajian Ramadhan Nasional bertema terorisme. Acara berlangsung di Kantor PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2009).
"Justru sekarang ini supaya Muhammadiyah mempelopori bersama NU, juga bagaimana membersihkan habitat dari terorisme. Karena terorisme adalah aliran yang berhulu ekstrim," kata Hendro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Metode ini diyakini lebih mampu memberikan pehamahaman yang benar mengenai ajaran agama kepada pada generasi muda. Sehingga paham ektrimisme sedari awal dapat dikikis dan pada kader pengikutnya dapat diselematkan sebelum mereka terjebak pada aksi-aksi terorisme.
"Kita perlu mobilisasi para kader untuk melakukan klarifikasi terhadap manhaj (aliran) kita, jadi memberikan pencerahan terhadap modernitas," jawabnya.
(zal/lh)











































