"Warga sangat panik karena khawatir terjadinya tsunami. Perkampungan warga memang hanya beberapa puluh meter dari pantai," ujar Kapolsek Cikelet, AKP Ricard Latue, kepada detikcom melalui telepon, Rabu (2/9/2009).
Hingga pukul 16.30 WIB, warga masih bertahan di bukit-bukit. Mereka belum berani kembali ke rumah karena takut ada gempa susulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Mengenai kerusakan akibat gempa, Ricard mengaku belum mendapatkan informasi resmi. "Kami masih konsentrasi evakuasi warga, soal kerusakan bangunan nanti saya kabari," pungkasnya.
(djo/djo)











































