"Oh gempa ya?!" kata Sujianti Harun kepada wartawan di Mapolda Metro, Jakarta, Rabu
(2/9/2009) ketika gempa masih bergoyang.
Awalnya, nenek yang berambut putih itu tidak menyadari adanya gempa saat sedang duduk di gedung Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro. Namun, goyangan gempa lebih dari 5 detik itu membuat nenek itu lari sekuat tenaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sujianti datang ke Polda bermaksud melaporkan penipuan uang Rp 1 miliar yang digondol temannya. Namun, peristiwa gempa itu membuat veteran ini urung melaporkan penipuan yang dihadapinya.
Khawatir tertimpa tower komunikasi Polda Metro Jaya, dia meminta seorang pemuda mengambilkan mobilnya yang terparkir tepat dibawah tower tersebut. "Saya pulang saja
deh. Tolong ambilkan mobil saya," katanya sambil menunjuk mobilnya di parkiran SPK.
Nenek Sujianti pun kemudian mengemudikan mobilnya seorang diri dan berlalu pergi.
(mei/nrl)











































