Selama Ramadan, Suplai Darah PMI Turun 50 Persen

Selama Ramadan, Suplai Darah PMI Turun 50 Persen

- detikNews
Rabu, 02 Sep 2009 13:58 WIB
Jakarta - Suplai kantong darah PMI DKI Jakarta turun hingga 50 persen selama Ramadan. Kondisi itu disebabkan minimnya pendonor di saat puasa.

Kepala Unit Transfusi Darah Ismet Sanusi mengatakan, jumlah kantong darah sebanyak 8.681 kantong. Jumlah tersebut dianggap aman untuk persediaan hingga Lebaran.

"Sebelumnya kita sudah mengantisipasi dengan donor darah ramai-ramai sebelum Ramadan. Dari sekolah, mahasiswa, ormas, di mal dan kalangan profesi lain," kata Ismet Ramadan di kantor PMI DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (2/9/2009).

Tren penurunan suplai kantong darah selalu dialami dari tahun ke tahun saat Ramadan. Pada bulan tersebut antusiasme warga menurun karena beban puasa mendorong daya tahan tubuh berkurang saat diambil darah.

"Kalau ada yang kuat, donor di malam hari. Tetapi tetap jumlahnya turun. Sementara permintaan darah tetap," ujar Ismet.

Saat ini biaya perawatan per kantong darah di DKI Jakarta Rp 75.000 untuk RS pemerintah dan Rp 250.000 untuk RS swasta. Beban itu digunakan untuk menangung biaya operasional dari membeli kantong darah, uji kelayakan, hingga perlengkapan ruang penyimpanan yang semuanya masih diimpor.

"Kalau darahnya gratis. Tetapi biaya perawatannya yang nggak bisa
dihindari," kata Ismet.

(Ari/aan)


Berita Terkait