Sekawanan perampok menjebol rumahnya sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku yang menjalankan aksi dengan senjata api ini langsung menggasak harta benda miliknya. Untuk mengancam korban, pelaku bahkan mengeluarkan tembakan ke arah atap rumah.Β Β
"Kejadiannya cepat sekali, hanya sekitar 10 menit," kata istri Ahmad, Evita, saat dihubungi detikcom, Rabu (2/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, suaminya mendengar seseorang mengutak-atik mobil Honda CR-V F 1103 GP yang berada di garasi rumah. Kontan Ahmad berteriak maling. Namun, beberapa saat kemudian, masuklah dua orang ke dalam rumah dengan menjebol pintu samping.
"Perampoknya bawa senjata, terus menodong Bapak. Saya panik, tapi Bapak bilang tenang, jangan deket-deket," cetusnya.
Karena tidak ingin tertembak, lanjut Evita, suaminya lantas menyerahkan dompet berisi SIM serta STNK. Pelaku juga mengambil kuncil mobil dan empat handphone.
Evita mengaku tidak jelas berapa jumlah pelaku yang menyatroni rumahnya, namun diperkirakan 4-5 orang. Menurutnya, dua pelaku menunggu di luar, sementara ada pula yang sudah berada di dalam mobil.
"Ya, udah mau bagaimana lagi. Yang penting bisa selamat," kata Evita pasrah.
Kerugian yang diderita Evita dan keluarganya mencapai ratusan juta rupiah akibat perampokan itu. Kasus ini sedang ditangani oleh Polresta Bogor. Seluruh pelaku masih dalam pengejaran.
(irw/nrl)











































