Kunjungan Rasmussen itu dilakukan selama dua hari ke wilayah berbahaya di selatan Provinsi Helmand. Demikian seperti dikutip dari AFP, Selasa (1/9/2009).
Rasmussen menemui militer Denmark di kamp Bastion, yang menjadi markas tentara Inggris. Dia memuji semangat tentaranya, yang tetap berkepala dingin dalam kondisi sulit.
Kunjungan Ramunssen ini tepat saat Afghanistan menunggu hasil pemilu presiden pada 20 Agustus yang lalu.
Lebih dari 700 tentara Denmark, di bawah komando Inggris, berada di Afghanistan. Mereka bergabung dengan pasukan NATO dalam memerangi kelompok Taliban. 24 Tentara Denmark tewas sejak AS memimpin invasi ke Afghanistan pada 2001. (irw/mpr)











































