"Saya sudah ketemu, anak saya dalam keadaan sehat. Hanya ada bekas pukulan. Pipi lebam dan ujung hidung luka. Dia dipukul dalam keadaan tertutup muka selama 7x24 jam dia ditutup. Jadi dia tidak tahu siapa yang memukul," kata Abu Jibril di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (1/9/2009).
Abu Jibril yakin anaknya tidak terlibat kasus terorisme. Tuduhan mengenai aliran dana juga tidak dijelaskan oleh polisi.
"Tuduhannya ialah mengenai imigrasi, paspor dan KTP. Tuduhannya juga pernah ketemu orang. Dana nggak ada sama sekali," jelasnya.
Saat ditanyakan orang yang pernah bertemu itu apakah Noordin M Top atau tidak, Abu Jibril tidak mengetahuinya. "Nggak tahu nggak pernah disebut," tegasnya.
Menurut Abu Jibril, Jibril akan ditahan 4 bulan. Berbeda dengan tahanan umum yakni 21 hari. "Sebelum 4 bulan akan dilihat apa bisa diajukan ke pengadilan atau tidak. Saya katakan hari ini anak saya sudah sah menjadi mujahid," pungkasnya. (gus/iy)











































