Menurut Direktur Imigrasi Filipina Heranio Manalo, 13 kru kapal kargo M.V. Captain Ufuk yang masuk Pelabuhan Mariveles, Bataan, Filipina, tanggal 19 Agustus lalu tidak memiliki visa pelaut, seperti dilansir dari Philstar.com, pekan lalu.
Bruce semula adalah kapten kapal itu. Ia lalu meninggalkan kapal tersebut pada 19 Agustus dengan kapal kecil saat Capt Ufuk ada di tengah lautan. Diketahui, Bruce pergi karena ingin menemani istrinya yang akan melahirkan. Posisinya kemudian digantikan oleh Lawrence Burne, warga Afrika Selatan, tanggal 19 Agustus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Komisaris Imigrasi Filipina Marcelino Libanan mengaku telah menempatkan nama Bruce dalam DPO Imigrasi. Hal itu dilakukan agar pria tersebut tidak bisa keluar dari Filipina.
Lawrence beserta 13 kru kapal yang berkewarganegaraan Georgia tersebut saat ini ditahan pihak imigrasi. 13 Kru itu adalah Verdzadze Shalva, Bejanidze Gocha, Shavishvili George, Lortkipphanidze Eduard, Malakmadze, Lortkiphanidze Temur, Malakmadze Albert, Boson Bakhtadze Rodam, Diasamidze, Makaradze, Mskhaladze Damir, Pogosyan, dan Makharadze Temuri.
Perjalanan kapal ini diawali dari Turki menuju Georgia, Gibraltar, Ghana, Afrika Selatan, dilanjutkan ke Penang, Jakarta dan Filipina.
(mok/nrl)











































